Kamis, 07 Juni 2012

Eny Fahriaty dan Lilin 22 Miliknya

Thanks God, I have Them..
Allah memang baik, dan akan selalu baik karena memberikan terbaik untukku, untukmu, untuknya dan untuk mereka..
Kita dipertemukan Allah, sudah sepatutnya silaturahmi ini kita jaga, untuk menghargai dan berterimakasih atas nikmat dan indahnya persaudaraan yang kita miliki.
Well, i'm happy in Jatinangor cause you always be with me...

Maaf saja buat teman-teman, sodara-sodara karena saya manusia biasa yang tak biasa mengingat tanggal lahir kaliann.. :)
Pagi itu, ku buka Facebook, dan melihat ternyata "Eny Fahriati" hari ini sedang berulang tahun.. Waaawwa///
Diriku ini sibuk alias sok sibuk, banyak dead line yang harus diselesaikan alhasil bingung memikirkan kejutan seperti apa yang bisa diberikan untuk teman seperti dia, kawan tercinta...


"1 Juni 2012, Eny dan lilin 22 miliknya"
Saya pura-pura belum tahu hari ini hari bahagiamu, lewat sms aku bilang sore itu pengen ketemuan di KSP, pengen lumpia basah,hehehehe. Kamu bilang, saya gak respect, lewat smsmu aku tahu ada kekecewaan, kamu bilang kalo saya bakalan di bombe beneran..hiihihihihhi !!!
Aku lucu menyikapi itu, sambil cengegesan balas sms, pokoknya gak mau tahu sore itu harus KETEMU !!!

Your 22nd Candle

My Special Praja

Saya dan Mba Windri menyanyikan lagu Happy birthday di KSP gettohh loohh...
Tapi cuek-cuek aja walaupun sangat sadar 100 %, bahwa praja-praja lain  melihat, melirik sambil curi-curi pandang menyaksikan keterBADAKIAN kami sore itu... wkwkwkwkkwk

Any one like it ??

Brownies coklat aku pilih special untuk dirimuu sayang...
Dan foto kita berdua yang sudah lengkap dengan pigura kaca bertuliskan "Frienship forever" :) (Tapi sampe sekarang masih dikoskuu)
Bahagia punya kamu, bahagia kenal kamu..
terimakasih dah mau jadi saudaraku... :)

Kau tahu, harapanku saat itu adalah semoga Allah mengabulkan semua yang kau pinta di hari bahagiamu saat itu,
"Met ultah sweetheart, panjang umur, sehat selalu, jangan pernah kehilangan keyakinan bahkan disaat kau tak sanggup melihat harapan "

Delicious cake

Aku percaya tak ada yang kebetulan didunia ini. Semuanya terjadi untuk sebuah alasan, karena sebuah sebab. Termasuk pertemuan kita, termasuk ikatan yang terjadi diantara kita. Ada ikatan kuat yang tak terlihat antara kita, yang mampu membuat kita merasakan satu sama lain disaat yang lain tak bisa merasakan..

Eny, jangan pernah lupa dengan saya nah..
Kebersamaan kita, tinggal menghitung hari lagi. Dan besok atau lusa, tinggal menghitung detik lagi..
Harus kupersipakan mental untuk perpisahan itu... !!!
Kapan lagi ????
Disaat nanti pulau menjadi pemisah, jangan biarkan ikatan itu lemah..
Dan disaat saling bersapa itu tak seintens saat sekarang, maka akan kusampaikan kabar dan senyuman yang selalu kau bilang senyum seribu itu lewat hujan,
Aku ingin bahkan disaat dirimu menua, kau selalu ingat bahwa kau punya seseorang yang dapat diandalkan untuk kebahagiaanmu dan disaat sedihmu, cewek yang menyukai hujan...

"Maaf atas keterLEBAYANku selama ini...."


Saya tunggu kehadiranmu, disuatu hari, disebuah waktu, disaat diriku bersanding dalam pelaminan dengan seseorang yang akan ku berbakti kepadanya dunia akhirat....


Peluk hangat,
Cewek Hujan...

Minggu, 20 Mei 2012

My Apologize to Allah..

Ya Allah, aku ingin minta maaf kepadaMU...
Maaf kalau selama ini aku cerewet, karena selalu banyak bicara tentang hal-hal yang tidak menyenangkan dalam hidupku,
Maaf kalo selama ini aku suka komplain dengan apa yang telah Kau berikan. Tidak sepantasnya aku bersikap seperti itu terhadapMU,
Maaf kalo selama ini, terlalu banyak keluh, kesah dan sedikit prasangka terhadapMU,
Maaf ya Allah, aku mengaku salah..
Aku mengaku salah dan berdosa..
Aku harap, Kau tidak marah dan membenciku..
Aku harap masih ada kasih dan sayangMu untukku,

Aku tahu ini ujian, 
Aku paham tempaan ini adalah untuk membuatku semakin kuat,
Ya Allah tetap berada dihatiku bersamaku ya Allah,
Isilah hatiku dengan cinta dan prasangka baik terhadap takdirMu,
Aku takut, Kau marah padaku ya Allah,
Aku takut, Kau pergi karena tanpaMU jalan ini gelap kutapak sendiri,

Ya Allah, 
Aku tahu, ini bukan saatnya aku banyak berkomentar dengan apa yang telah Kau tuliskan dijalanku, 
Lebih bijak untuk menghadapi dengan kuat seperti biasa caraku melewatinya,
Semoga disetiap masalah yang terjadi sekarang, aku selalu bisa meresapi hikmah yang ada di dalamnya..
Aku masih mampu, melihat kebaikan disetiap sedikit keburukan,

Ya Allah,
Kau yang paling memahami hatiku,
Tempalah sebanyak yang Kau mau, karena ku tahu...
Kau tak akan memberikan cobaan diluar kemampuanku..




Sabtu, 19 Mei 2012

Sorry, if i hurt you..


Apa pernah kamu merasa ketakutan setengah mati saat kehilangan seseorang ??
Seseorang yang saya maksud disini adalah bukan keluarga, ayah, ibu atau sodara. Tapi orang lain yang tidak punya ikatan darah sedikitpun, orang lain yang kau temui dalam keping dikehidupanmu, yang sering kau sebut my sista, my best, my beloved friend, my lovely sista, my brother, sodara, temank, sahabat atau sebutan-sebutan sayang lain yang hanya boleh diberikan untuk dirinya. Hanya untuk dia..

Rasanya sakit, saat tahu kau telah berhasil menyakiti hati, menyakiti perasaan orang yang amat kamu sayangi. Rasanya seperti orang terjahat yang pernah ada di dunia, saat tak bisa memahami apa yang dia rasakan. Rasanya seperti tak ada beda dengan sebongkah batu, saat tidak mampu merasakan kekecewaan yang dia rasakan karena kita.

Aku ingin, kamu mengungkapkan amarah itu, kecewa itu, sedih itu di depanku...meski semua itu karenaku..
Aku ingin diriku yang menghapus air matamu, yang menenangkan kalutmu..
Aku ingin, aku yang berada disampingmu, saat dirimu sulit melangkah.

Mungkin minta maaf dan memaafkan adalah hal yang mudah. Dan itu memang tak semudah, menyembuhkan luka yang terlanjur tertancap dihati kita. Tapi, aku ingin kamu tahu, seberapa sakitpun itu, seberapa kecewa pun dirimu, aku masih ingin menjadi sodara untukkmu..
Meski tanpa ikatan darah, namun kasih sayang dan cinta itu terus mengalir, hingga air dibumi ini tak tersisa setetes pun...


Sorry, if i hurt you..
I don't mean like that to you...
I always do my best for you...
Like stars in the sky...

allow me to be selfish..


Ijikan kali ini aku menjadi manusia egois, entah kalo kalian mau mengatakannya diriku yang paling egois didunia ini..
Kali ini aku hanya ingin dimengerti..Ingin dimengerti....Ingin dimengerti seperti apa yang aku maksud itu dimengerti...Saat ini, itu adalah hal yang paling aku butuhkan, pertolongan pertama yang harus kudapatkan !!!
Ingin dimengerti kalo sekarang, aku sedang menghadapi sesuatu yang lumayan tidak biasa bagiku. Sesuatu yang akan menentukan moment-moment penting dalam hidupku. Ingin dimengerti kalo, sekarang aku lagi butuh dengan apa yang disebut perhatian (bukan basa basi busuk), sekarang ku lagi butuh cahaya dari lentera  kalian. Namun seseorang yang rela menjadi sebatang lilin dalam hidup kita, mendapatkannya seperti mata air digurun pasir.

Memang banyak orang lain, banyak teman-teman lain yang sedang dan telah pernah menghadapi, apa yang sedang kuhadapi sekarang. Namun, sekali lagi, seseorang yang mengerti, memahami dan merasakan apa yang kita rasakan seperti mencari ikan disungai berlumpur... :(
Mungkin memang benar, saat ini ku telah menjadi perempuan egois,,
Egois karena jujur saat ini, saya ingin semua orang-orang disekitarku ikut bertanggung jawab atas kebahagiaan dan senyumanku,,,sedikit lagi ushie yang dulu hampir mati...
Kalau ada yang bilang "nikmati saja hidup ini, memang seperti itu mi" aduhhhh.....
Entah kenapa, kalimat seperti itu udah gak ngaruh sama sekali, apa ada kata-kata yang lebih jujur, yang lebih tulus dari itu..
Seberapa sulit pun itu, tersenyum disaat kita dalam keadaan sedang tidak berbahagia yah itu memang sulit.
Mana bisa coba, tertawa dalam keadaan hati kita sedih!!
Seperti saat kita terjatuh dan terluka, mana mungkin tidak merasakan apa yang disebut SAKIT.

Anehhh..
Hal-hal seperti itu yang terkadang membuat dunia ini bertambah palsu..


Seperti ini, bukannya saya membiarkan hatiku dipenuhi dengan penyesalan dan kekecewaan, kuhanya mencari saja sedikit ruang di hati seseorang yang sudi berbagi ketulusan,ku hanya mencari kejujuran di tengah-tengah patung bertopeng, ku hanya ingin dapat meminjam bahu yang cukup kuat bersedia memikul apa yang ku rasakan.
Bukan kali ini, sejak dulu diriku sudah mengawalinya. Karena hal itulah, ku semakin berharap disaat-saat seperti ini dunia bisa mengerti.
Sekalipun yang ku rasakan, dunia sedang menjadi gelap untukku, ku masih percaya disana ada harapan.

"Santai,,,"
"Tenang,,,"
Kata-kata itu sudah tak mempan untuk mengusir kekhawatiran, jadi please, bisa kasihkan mantra yang lebih ampuh dari itu..
Saya tahu, semuanya dariku. Problem mau di bawa susah atau enjoy, itu semuanya tergantung dari kita. Tapi, hati yang ku punya bukanlah terbuat dari besi atau baja. Kadang-kadang, ketika saat ku tak mampu untuk menjemput kebahagiaan, bisakah orang lain yang menjemput dan membawa kebahagiaan itu untukku ??

Ku menangis, bukan berarti ku lemah. Dan ini bukanlah bentuk ketidakterimaanku kepada dunia. Karena kutahu, memangnya dengan protes kepada dunia, bisa mengubah segalanya!!.. ini hanya sebentuk perasaan yang berkecamuk seperti angin tornado dihatiku..
Sekali lagi, aku berharap ada seseorang yang menggemgam erat tanganku melewati jalan ini :)





Senin, 14 Mei 2012

You are my sunshine..

Sejak mengenalmu,
Kau seperti new sun for me...
Menyinari hidupku namun jika berada dekat denganmu, aku seperti akan terbakar, cinta itu bisa menjadi abu dan hilang begitu saja tertiup angin..kira-kira seperti itu saya mendeskripsikan tentangmu untukku,
Sekarang, aku berada dihadapan jurang dan dibelakangku berdiri tembok tinggi, aku tak bisa mundur apalagi maju..
Namun tak ingin ku terus berdiri seperti ini....

Aku tak mau, kelak harus berpura-pura bahagia saat melihatmu bahagia bersama orang lain..

Seperti little mermaid, demi bertemu pujaan hatinya rela menukarkan suara emasnya dengan sepasang kaki,
walaupun dia tahu sampai kapanku, dirinya hanyalah little mermaid...






Sedikit tulisan pengantar tidur..
Curhat itu indah :)
Apalagi sambil ngopi dan makan pisang goreng panas-panas

Jumat, 11 Mei 2012

Kisah Kakek penjual amplop

Tadi sore, setelah membuka akun facebook ternyata salah seorang sahabat berbagi tautan ke dinding saya dan ternyata saya buka pemirsa, tautannya adalah kisah Kakek penjual amplop di depan kampus ITB yang dulu pernah tak sengaja kami temui dan saya sempat membeli amplopnya...

Teringat kurang lebih 10 bulan yang  lalu saat saya, Afra, Kak Ira, Sukma, sedang jalan-jalan di pasar kaget depan ITB, menghibur diri sembari menunggu pengumuman tes SMUP Apoteker UNPAD. Rata-rata semua orang Bandung tau kalo di depan kampus ITB,banyak penjual jajanan mulai dari makanan, seperti bakso, soto, nasi uduk, batagor, mie n masihh banyak lagi sampe rujuak buah serta cemilan cepuluhh..eheheh, gak hanya itu, ada juga sendal, jam tangan, celana, baju, tas dan semua itu dengan harga lumayan terjangkau..pokoknya hampir semua kebutuhan mahasiswa ada deh.. Rameee bangett disana tuh, biasanya kalo kita jalan itu harus desak-desakan, karena selain jalanannya sempit, terjadi kemacetan pejalan kaki karena pada saat ada yang mau membeli otomatis pembeli itu akan melakukan transaksi dan berdiam diri lama didepan lapak sehingga menghalangi orang lain yang mau jalan...

Namun, ditengah-tengah keriweuhan dan kasak-kasuk yang terjadi antara penjual dan pembeli, ada seorang Kakek tua yang buka lapak kecil cukup sederhana dengan jualan yang amat sederhana...tau gak apa,, ?? Kakek tua itu jualan "AMPLOP"..
Dijaman sekarang yang serba moderen, serba via mobile buat ngirim pesan, via ATM buat ngirim uang, via email buat ngirim surat, bahkan sesekali orang menggunakan telepati sebagai kontak batin menyampaikan pesan, hehehehe  tapi si Kakek itu jualan amplop.
Kebanyakan orang-orang lain hanya lalu lalang sibuk mencari apa yang bisa memenuhi keinginan mereka. Jika dihitung-hitung dari sekian banyak pembeli yang mayoritas mahasiswa, kira-kira berapa banyak yang lagi butuh amplop. Kalo dipikir-pikir dan di ingat-ingat kapan terakhir kali kita menggunakan amplop. Tapi apa, si Kakek tua itu tetap berjualan amplop.
Melihatnya aja dah mengiris-iris hati, dah membuat hati bergetar pengen ngebantuin tapi dengan cara apa, selain dengan membeli amplopnya dan berbagi sedikit rejeki kepada Kakek penjual amplop itu.

Saya membeli beberapa bungkus amplop Kakek dengan harga Rp. 1000 per bungkus kalo gak salah sebungkus isinya 10 lembar...murah kan ? lumayanlah daripada beli di toko buku, mana bisa dapat amplop dengan harga segitu. 
Amplop sebagian ku bagikan sebagai hadiah ke Afra, Kak Ira n Sukma dan sebagian lagi kusimpan sapa tau nanti ada keperluan untuk menggunakan amplop, dan Alhamdulillah sisa amplopnya sekarang sudah terpakai semua.
Setelah membaca tautan itu, ternyata si Kakek membeli amplop di toko dengan harga Rp. 7.500 untuk 10 bungkus amplop dan Kakek hanya mengambil keuntungan Rp. 250 untuk satu bungkus amplop yang isinya 10 lembar itu.Subhanallah sekali, sudah jualan dengan keadaan sulit kayak gitu, harus nunggu pembeli yang mungkin pembeli dengan rasa kasihan untuk membeli amplopnya, sudah panas-panasan duduk seharian, si Kakek hanya mengambil keuntungan sedikitt, hanya Rp. 250 coba. Butuh laku 10 bungkus baru bisa dapat untung Rp. 2500. Nah kalo dah untung segitu, bisa beli apa dengan uang Rp.2500. Beras seliter pun gak cukup dengan uang segitu, gorengan cuman dapat 5. Dan itu kalo sehari lakunya 10 bungkus, gimana kalo dalam sehari itu hanya laku 3-5 bungkus.

Kakek itu berjuang untuk tetap hidup, tanpa mengeluh tanpa menyesali apa yang menjadi takdirnya. Saya salut, saya bangga melihat orang-orang kecil seperti mereka, tapi memiliki hati yang besar. Rela berjualan, bekerja dengan keuntungan seperti itu, daripada mencuri atau meminta-minta kepada orang lain sementara dirinya masih sanggup utnuk bekerja. Rela menghabiskan masa tuanya dengan membanting tulang dimana seharusnya masa-masa itu dipakai untuk beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Namun Kakek itu tak putus asa, setiap hari masih membuka lapak kecilnya, mencari rejeki dan memiliki harapan bahwa akan ada seseorang yang hatinya masih diberikan rasa belas kasihan dan kasih sayang kepada sesama untuk membeli amplopnya.

Kakek penjual amplop depan ITB

Sebuah renungan, kadang kita membeli apa yang kita mau, apa yang kita inginkan, apa yang kita butuhkan. Dan terkadang juga kita membeli sesuatu dan barang itu tidak terpakai, alias boros dan mubazzir. Apa salahnya suatu saat, kita menyisihkan uang kita untuk membantu orang-orang yang memang memerlukan bantuan dan pertolongan kita, dengan membeli dagangannya meski kita tidak lagi mebutuhkannya, meski kita tidak menyukai dagangannya. Apa salahnya, jika kita memberikan kesempatan kepada diri kita untuk menjadi perantara Allah dalam menurunkan rezkinya kepada sesama.

Saya tak bisa membayangkan, perasaan apa dan bagaimana sakitnya jika dagangan mereka tidak laku-laku. Bagaimana kalo mereka adalah tulang punggung keluarga, apa yang harus diucapkan kepada keluarganya ketika pulang tanpa membawa apa-apa. Orang-orang seperti mereka sering kita jumpai, namun seringkali kita tidak memperhatikannya. Suatu saat, dimana pun itu, ketika berjumpa dengan orang-orang seperti mereka, lihat mata mereka, lihat kedalam..tak ada orang lain yang memiliki mata yang penuh dengan HARAPAN seperti itu. Harapan hari ini, pulang dengan membawa nafkah buat keluarganya..

Saya fikir, apa yang dilakukan oleh Kakek itu adalah perjuangan. Kakek itu berjuang, berjuang untuk hidupnya dan untuk keluarganya, maybee!!
Kakek itu menerima takdirnya, menjalani takdirnya dan memperjuangkan takdirnya. Yah seperti itulah, Kakek itu menjalani lika-liku hidupnya.
Nah, lantas kenapa seringkali kita menyerah dengan apa yang terjadi dihidup kita, kenapa selalu membesarkan masalah, kenapa selalu ada rasa putus asa..kenapa kita tidak memperjuangkan mimpi-mimpi kita, memperjuangkan sisa-sisa kepingan rasa bersalah dan penyesalan yang tertinggal ketika kita berbuat salah, ketika kita jatuh dan sulit untuk bangkit lagi..

Coba renungkan, alasan apalagi buat kita untuk tidak bersyukur kepada Allah atas semua yang kita miliki saat inil ?? Segalanya Allah telah penuhi, tak perlu memikirkan besok bisa makan gak yah, atau sebentar malam ada tempat berteduh gak yah ??
Kita sudah diberikan semuanya yang kita butuh, kemudahan ini itu, bila dibandingkan dengan orang-orang kecil seperti mereka..
Apa yang mesti kita sombongkan ??
Dalam menjalani hidup ini, sudah sepatutnya harus banyak-banyak bersyukur seperti dalam ayat Alquran. " Maka nikmat Tuhanmu yang manakah, yang kamu dustakan"...
Saya nulis ini, bukan bermaksud menggurui atau karena saya lebih dari teman-teman semua, namun saya hanya mencoba berbagi aja apa yang saya punya tanpa memungkiri selama ini juga terlalu banyak keluh kesah yang terlontar..

Hooaammm, dan ternyata saya mengantukkk pemirsa !!
Hem, pesan malam ini, ingatt yah \
"Tidak semua orang diberikan kesempatan untuk berbuat baik walaupun mereka orang yang baik, tidak semua orang dibukakan pintu hatinya untuk menolong orang lain walaupun mereka bisa menolong, tidak semua orang mau berbagi walaupun mereka bergelimang harta dan berkecukupan, tetapi apa salahnya jika kita berbuat baik, menolong, berbagi dan berkorban sedikit saja untuk orang lain dalam kesederhanaan kita selagi kita mampu, selagi kita bisa."


Nebeng jepret



Selasa, 08 Mei 2012

"I'm not in your eyes, even when you in my heart"

Hoaaammmmm...
itu gaya menguap super dari saya...
Tadinya gak mau nulis, karena dah ngantukk banget. Bayangkan hari ini Jatinangor-Bandung-Cimahi dalam sehari, saya bahkan masih ahrus dinas di IFRS..hikssss..
Tapi karena hingga malam ini kau masih tersenyum difikiranku, yang jelas senyum itu BUKAN untukku pemirsaaa...jadi semakin gregetan buat nulis..

Iseng-iseng ada pertanyaan nehh, sebenarnya buat apalagi mencintai, kalo hanya belajar memberi namun bukan berbagi ??...
Mana yang lebih susah, jatuh cinta,menerima kita untuk di cintai atau mencintai orang yang tidak mencintai kita?/
Saya sadari, ini memang pertanyaan Super Duper Galau sedunia...
Maaf saja, sindrom galau dah kronik buat saya, udah susah sembuhnya (ada yang protes, lompat dijurang!!!)
"I'm not in your eyes, even when you in my heart"
Pedissss sekali kenyataan ini, pahit sekali rasanya. But not for my heart, cause in my heart you are the championn..
Bahkan sudah jelas luka yang  kau gores, namun karena itu darimu semuanya menjadi baik-baik saja.
Bahkan sudah jelas, rasa tidak terima untuk dicintai darimu, namun karena itu kamu semuanya menjadi tak apa-apa..
Ya ampunn, kenapa lebayyy sekali menulis tentangmu ??
Itu karena kau hebat, ...
Membuatku bermimpi, bahwa suatu saat kita bisa duduk menikmati hujan di beranda dan bercerita tentang visi dan misi cinta kita..
Namun itu tinggalah mimpi, mimpi yang terbawa hujan dan mengalir entah kemana atau bahkan saat matahari datang, mimpi itu menguap begitu saja menjadi angin, kembali berhembus dan mencari hati yang lain, hati yang tepat maybe..

Aku bertanya-tanya, perempuan seperti apa yang akan menghabiskan sisa hidupnya bersamamu kelak ??
Semoga perempuan itu, melihat kebahagianmu adalah kebahagiaan bagi dirinya..
Aku pikir perempuan seperti itu yang mungkin tepat untukkmu,

Dan waktu terus berlalu, saat pertema kali mengenalmu tanpa pernah bertemu, merindukanmu tanpa pernah menghabiskan waktu bersama, dan memikirkanmu tanpa pernah berbicara sevokal pun denganmu...
Hingga kini, aku masih tak tahu, harus kukemanakan rasa ini...
Aku masih berputar-putar dalam hatimu
Mencari pintu bernama "EXIT"
Setelah menemukan pintu itu, aku akan berjalan ke depan tanpa pernah lagi melihat ke belakang,
Tanpa pernah mencari jalan kembali untuk pulang ke hatimu..


its just sad fate for me,
Ini bukan tulisan tentang kemenyerahanku, ini hanya tentang kepasrahan sambil menunggu pentunjuk dari Allah


NB: Asal kau tahu, aku berharap kau mengunci rapat-rapat pintu bernama "EXIT" itu :)